Langsung ke konten utama

Resume 3

Ajaran Hindu Dharma Tentang Ketuhanan


A. Dewa

  Tuhan dalam agama Hindu itu esa, ia adalah Sang Hyang Widhi Wasa yang maha kuasa dan maha segalanya, sedangkan Dewa dalam Hindu pun diyakini sebagai penjelmaan dari Tuhan Sang Hyang Widhi Wasa/Brahma.


B. Trimurti

     Konsep Trimurti ini baru muncul setelah umat Hindu memiliki perkembangan pemikiran yang disebutkan oleh sejarawan pada zaman Brahmana, Trimurti adalah tiga kekuatan Brahman yang terdiri dari :

   a. Brahman, adalah Tuhan yang berfungsi sebagai pencipta alam, yang disebut dalam Bahasa sansekerta “Utpatti”
   b. Wisnu, adalah Tuhan yang berfungsi sebagi pemelihara, yang disebut dalam Bahasa sansekerta “Sthiti”
   c. Siwa, adalah Tuhan yang berfungsi sebagai pelebur/penghancur.


C. Sembahyang

    Kata “sembahyang” berasal dri bahasa Jawa Kuno. Sembah di sini berarti menyayangi, menghormati, memohon, menyerahkan diri dan menyatukan diri. Sedangkan kata Hyang artinya “suci”. Jadi kata seembahyang berarti menyembah yang suci untuk mnyerahkan diri pada yang hakekatnya lebih tinggi yaitu Tuhan.
    Salah satu dari ritual ini yaitu upacara piodalan. Upacara ini dilakukan dengan cara membagikan air suci atau thirta yang diawali dengan memercikan pada bagian kepala sebanyak tiga kali , air suci ddi minum tiga kali, serta air suci digunakan untuk membersihkan muka sebagai kesucian dan anugrah Ida sang Hyang Widhi Wasa juga dibasuhkn tiga kali padda bagian muka. Terakhir adalah nunas sekar disertai ucapan ‘Ong Kasumaduhadi jaya nama swaha’ yang maknanya anugrah dari sang Hyang widhi wasa.
   Kata sembahyang dalam agama hindu yaitu sebuah sebutan konsep ritual penyembahaan kepada tuhannya .


Sumber:

1. Smith, Huston. Agama-agama Manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 1985
2. (Drs. I Ketut Wiana, M.Ag,Sembahyang menurut Hindu, (Paramita, Surabaya:2006) 
  

Komentar